Opini & ArtikelOctober 24, 2007 5:46 am
Agus Suwignyo
Pemerintah boleh saja terus menyerukan agar bangsa ini tidak pesimistis menghadapi problematika sehari-hari yang kian berat. Namun, pesimisme tidak datang tiba-tiba. Teringkarinya janji-janji perbaikan kualitas hidup telah memupus harapan demi harapan dan membuahkan kekecewaan.
Awalnya, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD) menumbuhkan harapan guru atas jaminan peningkatan kesejahteraan, profesionalisme, dan kebebasan berserikat. Sepenggal waktu berlalu tanpa perubahan nyata, guru mulai kecewa. UUGD bermakna “ujung-ujungnya gitu doang”. (more…)
